Category Balita

Fakta Tentang Bayi Baru Lahir Yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

Ketika baru lahir, bayi menangis tanpa mengeluarkan air mata

Bayi baru lahir tidak memproduksi air mata hingga berusia beberapa minggu. Hal ini terjadi lantaran kelenjar air matanya belum benar-benar berkembang dengan sempurna. Setelah berumur sekitar 2-3 bulan barulah bayi menangis dengan disertai linangan air mata. Sebab di usia itu produksi air mata bayi semakin meningkat.

Bayi baru lahir memiliki tanda lahir

Umumnya setiap bayi baru lahir memiliki minimal satu tanda lahir. Ini bukanlah kelainan, tapi memang normal. Sekitar 80 persen bayi dilahirkan dengan memiliki tanda lahir. Tanda lahir terjadi saat pembuluh darah kecil di bawah kulit melebar saat persalinan. Tanda lahir muncul dalam berbagai bentuk, warna, dan ukuran. Biasanya tanda lahir ini akan menghilang dengan sendirinya saat anak berusia tiga tahun. Namun beberapa tanda lahir akan menetap, bahkan melebar.

Bayi baru lahir memiliki 300 tulang

Tidak seperti orang dewasa, jumlah tulang bayi saat baru lahir sebanyak 300. Tapi seiring bertambahnya usia, jumlah tulang berkurang menjadi 206 lantaran beberapa tulang telah menyatu. Misalnya, tengkorak bayi memiliki beberapa tulang lunak yang saling tumpang tindih selama melahirkan untuk memudahkan bayi keluar dari vagina ibu. Sebelum tengkorak tumbuh sepenuhnya, itu hanya area yang licin dan sensitif.

Bayi baru lahir tidak memiliki tempurung lutut

Bayi lahir tanpa memiliki tempurung lutut. Bayi hanya memilki tulang rawan (kartilago) pada lututnya sebelum akhirnya tulang tempurung lutut benar-benar muncul di usia enam bulan.

Bayi baru lahir sudah dapat mendengar, mencium dan melihat dengan baik

Saat baru lahir, kemampuan mendengar bayi belum sempurna, karena telinga tengahnya masih terisi cairan, yang sedikit mengganggu pendengaran. Namun bayi bisa mengenali suara ibunya, suara yang selalu didengarnya paling jelas saat bayi masih berada dalam kandungan. Oleh karena itu, bayi merespon lebih baik suara ibunya dibanding suara orang lain. Bayi baru lahir yang tertidur pun dapat mengenali suara ibunya hanya satu kata, dan dapat mengaktifkan otak yang berhubungan dengan kemampuan bahasanya.

Bahkan penciumannya pun akan meningkat pada tahap ini. Tapi penglihatannya tidak terlalu baik. Bayi yang baru lahir mengalami rabun jauh. Bayi baru dapat melihat benda atau apapun dalam jarak 8 sampai 12 inci darinya. Hal ini disebabkan karena otak bayi tidak bisa memproses informasi sekitar 8 sampai 15 inci. Otak bayi mengandung sekitar 100 miliar neuron, itulah sebabnya mereka memperhatikan semua yang ada disekelilingnya. Dibutuhkan beberapa minggu agar bayi membedakan secara visual antara ibunya dan orang dewasa lainnya.

Bayi baru lahir mengenali lagu yang didengar saat masih dalam kandungan

Bayi dapat mengenali lagu yang didengar saat di dalam rahim sampai empat bulan setelah kelahiran. Oleh karena itu, saat bayi sedang rewel bisa dicoba memberikan lagu-lagu yang biasa didengar saat hamil, karena bisa saja membuat bayi lebih tenang.

Bayi baru lahir memasukkan apapun ke dalam mulut

Bayi baru lahir terkadang memasukkan jari ke mulutnya. Beberapa bulan kemudian, ketika sudah bisa memegang benda, bayi pun cenderung memasukkan segala benda ke mulutnya. Penelitian di Prancis menunjukkan bayi yang baru lahir memang memiliki naluri untuk meletakkan segala sesuatu di mulut mereka sebagai bagian dari upaya bertahan hidup. Karena memasukkan sesuatu ke mulut diartikan sebagai kemampuan untuk bisa makan.

Bayi laki-laki baru lahir memiliki payudara dan mengalami ereksi

Bayi laki-laki lahir dengan payudara yang sedikit membengkak. Ini dikarenakan bayi menerima asupan hormon perempuan dari plasenta sebelum kelahiran. Hal ini juga terjadi pada bayi perempuan baru lahir.

Ereksi juga bisa dialami bayi laki-laki, yang umumnya terjadi sebelum mereka buang air kecil. Sementara itu testis bayi baru lahir seringkali sulit dirasakan, hal ini karena otot yang melekat pada testis menariknya ke dalam pangkal paha dengan cepat saat area genitalnya disentuh atau karena udara dingin

Bayi baru lahir akan kehilangan rambut

Saat lahir, seluruh kulit tubuh bayi ditumbuhi rambut-rambut halus, yang disebut lanugo. Rambut-rambut akan rontok secara perlahan, sehingga sering kali tidak disadari. Lanugo akan benar-benar menghilang tidak lama kemudian.

Bayi baru lahir memilki feses pertama yang berwarna hitam kehijauan

Feses pertama bayi terdiri dari zat lengket gelap yang disebut mekonium. Feses pertama bayi diproduksi bayi baru lahir di dua hari pertama hidupnya. Jangan khawatir jika warnanya hijau tua kehitaman. Lama kelamaan warna hijau tua mekonium akan berubah jadi hijau kecokelatan, lalu berubah menjadi kuning dengan tekstur yang lebih padat.

Read More

3 Mitos dan 3 Fakta Tentang Kolik Bayi Semua Orang Tua Harus Tahu

Tanyakan pada orang tua dan mereka akan memberi tahu Anda, memiliki bayi adalah salah satu pengalaman paling menakutkan sekaligus paling menyenangkan sekaligus. 9 bulan menjelang kelahiran penuh dengan penemuan dan tantangan yang dapat membuat kepala wanita berputar bahkan sebelum semuanya memuncak pada kelahiran anak yang sebenarnya. Memulihkan diri sambil merawat bayi yang baru lahir bukanlah tugas yang mudah bahkan ketika ada banyak anggota keluarga yang siap dan ingin membantu. Sayangnya, beberapa orang tua mungkin harus menghadapi tantangan-tantangan ini ketika berurusan dengan kolik bayi, yang merupakan episode menangis lama yang mempengaruhi beberapa bayi. Secara umum, penyebab kondisi ini tidak diketahui. Dengan begitu banyak misteri seputar fenomena itu, tidak heran ada banyak mitos dan kesalahan informasi yang harus diselesaikan oleh orang tua. Berikut adalah 3 mitos dan 3 fakta tentang kolik bayi yang harus diketahui semua orang tua.

Mitos

1. Menangis ekstra pada bayi tidak normal.

Jika Anda mendapati diri Anda memiliki bayi yang menangis lebih dari biasanya, jangan khawatir! Semua bayi menangis, beberapa lebih dari yang lain. Hanya karena bayi Anda menangis lebih dari yang Anda harapkan tidak secara otomatis berarti ada sesuatu yang salah. Bahkan, sebagian besar bayi meningkatkan tingkat tangisan mereka setelah lahir hingga 6 hingga 8 minggu pertama dan menurun dari sana. Secara keseluruhan, bayi “kolik” masih normal dan hanya dalam kisaran atas dalam spektrum menangis.

2. Bayi Anda menderita penyakit.

Adalah umum untuk berpikir bahwa bayi yang menangis sedang sakit atau menderita semacam rasa sakit yang tak terlihat. Di masa lalu, teori umum adalah bahwa bayi yang menangis lebih banyak menderita masalah pencernaan. Pikiran umum lainnya adalah bahwa hal itu terkait dengan persalinan traumatis atau faktor rumah lainnya. Banyak orang tua yang berurusan dengan bayi kolik telah meminta nasihat medis dari dokter mereka hanya untuk terkejut bahwa bayi mereka tidak memiliki penyakit yang menonjol dan tampaknya sehat.

3. Tidak ada yang bisa dilakukan.

Karena tampaknya tidak ada bukti yang pasti tentang penyebabnya, banyak orang tua percaya pada mitos bahwa tidak ada yang dapat dilakukan untuk membantu bayi mereka berhenti menangis. Dengan lebih banyak penelitian, para dokter mulai memiliki ide-ide baru tentang cara untuk membantu orang tua dari bayi yang kolik. Bidang kedokteran Osteopathic membuat langkah dalam cara kita berpikir tentang dan mengobati kolik bayi.

Fakta

1. Mengubah pola makan terkadang bisa membantu.

Penelitian saat ini menunjukkan bahwa membuat perubahan pola makan mungkin memiliki efek positif pada bayi. Ada beberapa penelitian yang menunjukkan orang tua harus berhenti minum susu sendiri atau menahan diri dari minum minuman berkafein. Ini dapat membantu mengidentifikasi alergi yang mendasarinya.

2. Itu tidak permanen.

Bayi yang menangis berlebihan masih bisa dibungkam dengan teknik yang sudah teruji waktu seperti bedong, goyang, merayu, bergoyang, atau naik mobil kuno yang bagus. Mengganti posisi menyusui, pemberian makan yang tepat setelah perawatan, dan jadwal rutin semua dapat membantu menenangkan atau mengurangi tangisan bayi.

3. Bayi yang menangis dapat membuat orang tua stres.

Bayi yang lebih banyak menangis kadang-kadang dapat membuat kecemasan, gugup, dan bahkan depresi pada orang tua. Perasaan tidak berdaya dan putus asa dapat merusak hubungan awal dengan bayi. Penting untuk merawat diri sendiri dan mengelola tingkat stres selama 6-8 minggu pertama saat menangis mungkin lebih parah. Ingat, itu normal dan tidak akan bertahan selamanya!

Dapat dimengerti bahwa kolik bayi adalah masalah yang sangat disalahpahami. Dengan penelitian hari ini dan pengetahuan medis terbaru ada solusi yang tersedia untuk orang tua yang berjuang. Orang tua harus selalu mencari nasihat medis dari dokter dan spesialis tepercaya mereka mengenai masalah ini.

Read More